![]() |
Mesin tiket elektronik sedang dipersiapkan di stasiun Jakarta Kota |
Menurut Direktur Utama PT Kereta Api Commuter Jabodetabek, Tri Handoyo, untuk tahap awal ini tiket elektronik ini hanya berlaku untuk satu kali perjalanan. Untuk kedepannya tiket elektronik ini akan diberlakukan jenis tiket multi trip atau tiket isi ulang di semua stasiun dengan sistem potong saldo.
Manajer Komunikasi PT Kereta Api Commuter Jabotabek Eva Chairunisa menjelaskan pada tahap selanjutnya kartu pintar ini akan dimodifikasi dengan kartu prabayar dari bank. Sejauh ini setidaknya ada 10 penerbit e-money di Tanah Air. Mereka antara lain Bank DKI Jakarta (Jak Card), Bank Central Asia (Flazz), Bank Mandiri (Indomaret Card, Gaz Card, dan E-Toll Card), Bank Mega (Studio Pass Card dan Smart Card), Bank Negara Indonesia (Java Jazz Card dan Kartuku), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRIZZI), PT Indosat (Dompetku), PT Skye Sab Indonesia (Skye Card), PT Telekomunikasi Indonesia (Flexy Cash dan i-Vas Card), serta PT Telekomunikasi Selular (T-Cash). Namus sampai saat ini, Evamasih belum mengetahui akan bekerja sama dengan pihak mana, namun dia meyakinnya bahwa pihaknya pasti bekerja sama untuk pemberlakuan tiket elektronik dengan kartu prabayar dari Bank.
Komentar