KAIS Wijayakusuma Inspeksi ke Nambo

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa PT KJC telah berencana untuk mengaktifkan operasional angkutan kereta penumpang menuju Nambo menggunakan rangkaian KRL. Berkaitan dengan rencana tersebut, Selasa (24/2) lalu Direksi PT KAI dan KCJ melakukan inspeksi jalur Citayam - Nambo menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) Wijayakusuma. Selain melihat kesiapan Sarana dan Prasarana di jalur ini, para Direksi juga terlihat mengukur beberapa bagian stasiun yang sepertinya akan digunakan untuk gate in/out tiket elektronik KRL.

KAIS Wijayakusuma tiba di stasiun Cibinong sekitar pukul 13:45WIB dan berhenti sekitar 20 menit sampai akhirnya melanjutkan perjalanan ke stasiun Nambo. Sepemantauan penulis, stasiun Cibinong sudah dilengkapi dengan persinyalan lengkap dan berfungsi penuh. Dan juga, karena kondisi emplasemen stasiun Nambo yang penuh, rangkaian Gerbong Datar pun ada yang disimpan di jalur 2 stasiun Nambo. Berikut beberapa foto yang sempat diabadikan saat KAIS Wijayakusuma tiba di stasiun Cibinong.

Karena jarang melintas dan memiliki bentuk yang unik, KAIS Wijayakusuma ini sesaat setelah tiba di stasiun Cibinong langsung diserbu sekumpulan anak-anak yang tertarik untuk melihat lebih dekat fisik KAIS Wijayakusuma ini. Ada yang mengintip interior kereta melalui jendela, ada pula yang mengintip masuk melalui pintu kabin masinis yang terbuka. KAIS Wijayakusuma memang telah mengalami perombakan dari sisi interior menjadi lebih lux dan mewah. Perjalanan KAIS ini juga bisa langsung dimonitoring dari dalam ruang rapat melalui kamera yang terdapat di depan kereta.
Anak-anak foto bareng di samping KAIS Wijayakusuma.
Terlambat sekitar 45 menit dari jadwal, akhirnya KAIS Wijayakusuma tiba di stasiun Nambo pukul 14:22WIB. Tak banyak yang bisa diabadikan di stasiun Nambo ini, karena areal stasiun steril dan bahkan akses masuk utama menuju stasiun ditutup dan dijaga oleh sekuriti. Saya pun hanya bisa mengabadikan dari sisi timur stasiun berkat jalan tikus ke areal stasiun. KAIS Wijayakusuma berhenti di stasiun Nambo sekitar 35 menit dan kembali menuju Jakarta sekitar pukul 15:00WIB. 
KAIS Wijayakusuma di Stasiun Nambo.
 Rencana pengoperasian kereta penumpang di jalur Citayam - Nambo memang menjadi angin segar bagi penglaju di kawasan Cibinong dan sekitarnya. Dengan adanya angkutan KRL, akses menuju Jakarta atau daerah lain di Jabotabek semakin mudah dan terjangkau. Stasiun Cibinong yang terletak di pusat kota Cibinong pun memudahkan masyarakan untuk menuju stasiun. Tempat parkir di areal stasiun pun luas sehingga tak perlu khawatir jika ingin menggunakan kendaraan pribadi untuk ke stasiun. 

Namun dengan padatnya angkutan barang di jalur ini yang menyebabkan penuhnya emplasemen stasiun oleh gerbong barang, pun juga karena Prasarana stasiun yaitu Peron yang hanya tersedia di 1 sisi/jalur saja, menyebabkan jumlah sarana yang kemungkinan dapat berpopersi di jalur ini hanyalah 1 rangkaian pulang pergi. Jika estimasi lama perjalanan dari Depok menuju Nambo adalah 40 menit, berarti headway atau jeda kedatangan tiap KRL bisa sekitar 1 jam 20 menit. Namun untuk tahap awal, hal tersebut tentunya bukan menjadi kekurangan, melainkan titik awal untuk semakin berkembanganya angkutan penumpang di jalur ini. Diharapkan masyarakat pun bisa semakin sering memanfaatkan angkutan massal untuk mobilitas sehari-hari. 

Walaupun terhitung pendek, lintasan Citayam - Nambo ini ternyata penuh dengan spot-spot menarik bagi kalangan pegiat fotografi kereta yang ingin mengabadikan kereta di jalur ini. Ada 3 jembatan besar yang bertengger dan lokasi industri yang bisa menjadi spot menarik baru dikawasan Jabotabek untuk mengabadikan kereta. Berikut ini salah satu foto yang diambil di sebuah jembatan dekat stasiun Nambo.  
Lokomotif langsir stasiun Nambo melintas diatas Jembatan dekat stasiun Nambo.
Pendek, Menarik, dan Potensial. Semoga angkutan penumpang di jalur Citayam-Nambo ini bisa dioperasikan dalam waktu dekat.

Komentar